Kemdikbud Menjamin Tunjangan Profesi Guru Aman

Sumber foto : Google

Sumber foto : Google

Akhir – akhir ini banyak ke khawatiran guru – guru bersertifikasi tidak mendapatkan tunjangan profesinya yang diakibatkan oleh pengurangan anggaran sebesar Rp. 23,3 Triliun oleh Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani.

Menjawab kekhawatiran terhadap pengurangan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan pengurangan anggaran tersebut tidak mengurangi tunjangan profesi bagi guru yang berhak menerima tunjangan. Pengurangan anggaran tunjangan profesi guru yang dimaksud adalah mengurangi alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap pada tahun 2016.

“TPG PNSD tahun 2016 tetap dijamin akan dibayarkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, karena pengurangan anggaran Rp. 23,3 Triliun sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan tidak akan mengurangi hak guru penerima TPG, namun hanya mengurangi alokasi dana yang berpotensi tidak akan terserap,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (26/08/2016).

Dirjen GTK mengatakan, pengurangan anggaran tersebut merupakan usulan Kemendikbud yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal melalui surat nomor 33130/A.A1.1/PR/2016 kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tentang Permohonan Penghentian Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dan Tambahan Penghasilan Guru Tahun Anggaran 2016 bagi sebagian daerah.

“Surat tersebut disampaikan ke Kemenkeu berdasarkan hasil rekonsiliasi yang telah dilakukan pada bulan Mei 2016 antara Kemendikbud, Kemenkeu, dan Pemda. Jumlah guru PNSD yang menerima SK Tunjangan Profesi sesuai dengan persyaratan peraturan perundang-undangan sekitar 90%, sehingga ada kemungkinan dana tidak akan terserap,” jelas Dirjen GTK yang lebih dekat disapa Pranata.

Lebih lanjut Pranata menjelaskan beberapa faktor penyebab pengurangan anggaran, antara lain guru pemilik sertifikat profesi yang telah pensiun, mutasi, promosi, tidak dapat memenuhi beban mengajar 24 jam, dan tidak linier dengan sertifikat pendidiknya.

Untuk pembayaran TPG PNSD termin ketiga tahun 2016 (Juli sampai dengan September) akan dibayarkan sekitar bulan Oktober oleh Pemda. “Tunjangan profesi dan insentif bagi guru non PNS aman. Pembayarannya akan dilakukan oleh Ditjen GTK ke rekening masing-masing guru sesuai dengan ketentuan,” pungkas Pranata.

Sumber : Kemdikbud.go.id

Facebooktwittergoogle_plusmail

About author

Admin
Admin 94 posts

Hanya seorang biasa saja yang dipercaya sebagai seorang admin untuk mengelola situs ini. "Hidup itu indah, jadi jangan dibikin susah" Jangan lupa untuk berkunjung ke blog saya di http://smaga-tik.blogspot.com

You might also like

INFORMASI 0 Comments

SEMANGAT GURU HADAPI UKG

SMA Negeri 3 Banjarbaru, Dalam 2 (dua) minggu terakhir para guru dibuat galau oleh pemerintah. Penyebabnya tidak lainkarena adanya Uji Kompetensi Guru (UKG). Walaupun secara tegas disebutkan pemerintah bahwa UKG

PRESTASI SEKOLAH 0 Comments

Dyka “Sang Pembentang Bendera” pada Upacara Penurunan Bendera di Istana Merdeka 17 Agustus 2018

Haloo warga SMAGA, disini kami akan menampilkan sebuah artikel tentang Dyka sang pembentang bendera di Istana Negara pada saat upacara penurunan. Penasaran ? mari kita simak ya…. Upacara penurunan Bendera

SMAGA LAKSANAKAN PESANTREN RAMADHAN

Berbagai cara dilakukan sekolah dalam rangka mengisi libur Ramadan, diantaranya adalah melaksanakan pesantren Ramadan. Sebagaimana yang dilaksanakan di SMAN 3 Banjarbaru. Di sekolah yang terletak di Jl. Aneka Tambang, Cempaka

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply